Monthly Archives: July 2013

Fokus Pada Anak

Sepertinya, untuk urusan pendidikan anak saya memang slow learner .. musti diulang-ulang, diingat-ingat.. tapi tetep aja sering lupa.

Oke, saya ulang lagi poin pentingnya:

Bila saya (ortu) berhenti melihat ‘belajar’ = belajar ala sekolah, maka saya akan menangkap bahwa si anak sedang mempelajari sesuatu sesuai dengan panggilan hatinya; dan indikator keberhasilan saya yang harapkan seharusnya adalah: rasa percaya diri, meningkatnya kemampuan bicara/presentasi, kemampuan riset, dan mengupgrade diri sendiri.

Artinya, saya harus berhenti memfokuskan diri pada subyek atau materi yang saya pikir ‘penting’ (sesuai standar kurikulum sekolah) dan mulai fokus pada anak. Saya harus berhenti memikirkan model ‘belajar ala sekolah yang mementingkan pencapaian target kurikulum, yang fokus pada materi belajar, dan yang fokus pada ingin menjadikan anak penurut dan gampang diatur supaya target belajar tercapai’.

Fokus pada anak: perhatikan kegiatan yang paling disukai anak, lalu saya harus mulai dari sana. Saya harus fokus pada upaya menumbuhkan rasa percaya diri dan keinginannya untuk “mengajari diri sendiri (self-learning)”.

Oke, kegiatan yang disukai Reza adalah menggambar. Ya sudah, saya biarkan dia menggambar. Kami kenalkan pada berbagai fasilitas menggambar, paint, photoshp, bahkan Google Sketch Up. Kami nggak menguasai GSU. Tapi saya terinspirasi dari anaknya teman saya, mba Ida di Malang, yang bernama Azmi, yang ortunya juga ga bisa GSU, tapi Azmi pinter GSU. Caranya, dia belajar dari Youtube. Reza pun saya dorong untuk belajar dari YouTube. Alhamdulillah… sekarang mulai keliatan hasilnya pada Reza. Dia sangat meminati Google Sketch up. Bahkan sekarang sudah mulai belajar dari buku tutorial (!).

Kesukaan Reza lainnya adalah nonton NinjaGo. Dia gemar sekali menggambar NinjaGo. Ini juga saya dukung dan dorong. Apapun serba NinjaGo dimanfaatkan untuk belajar. Misalnya Reza suka sekali lagu soundtrack-nya, nah.. itu jadi sarana untuk belajar bhs Inggriis.

Nah, dua kesukaannya ini ternyata menimbulkan sesuatu yang dahsyat. Tiba-tiba saja Reza terpikir untuk membuat 3D NinjaGo dgn GSU. Dan sejak ‘keberhasilan’-nya itu dia tambah semangat mengeksplorasi GSU.

Tentu nggak boleh berpuas diri..masih banyak yang perlu dilakukan. Tapi kemajuan ini cukup membuat saya lega…

GS Reza-ok

Advertisements